Monday, May 13, 2013

SAHABAT




Menjalin hubungan persahabatan yang baik sangat berdampak positif bagiku. Namun, tidak semua persahabatan itu berjalan dengan baik. Ada sahabat yang bisa menikam kita dari belakang, padahal sikapnya sangat baik di depan.
Sahabat memiliki peranan penting bagi kehidupan kita. Kehadirannya menjadi salah satu unsur pembentukan warna-warni kehidupan kita sehari-hari, artinya sahabat bisa menjadi salah satu sumber kesuksesan dan kegagalan kita di masa depan. Karena itu, pilihlah sahabat yang bisa membuat hidupmu berwarna indah. Sahabat adalah orang yang sabar akan kesalahan dan kekurangan sahabatnya. Dia memiliki kelapangan dada untuk selalu memaafkan kesalahan kita, sebaliknya jika dia melakukan kesalahan, maka  tidak pernah enggan untuk meminta maaf dan memperbaiki diri. Dan juga dia selalu berusaha menerima, bahkan ikut melengkapi segala kekurangan kita.
Sahabat adalah orang yang senantiasa mau melantunkan doa-doa terindah untuk kita. Sahabat adalah seseorang yang selalu ada disaat suka dan duka, bisa dipercaya, dan pandai menjaga rahasia. Seorang sahabat sejati tidak akan pernah menjatuhkan sahabatnya sendiri. Oleh karena itu, dia akan selalu menjagamu dari segala keburukan.
Sahabat adalah ibarat tangan kanan dan kiri. Jika tangan kanan tak kuat mengangkat beban, maka tangan kiri secara refleks langsung membantu, begitu pula sebaliknya. Artinya, satu sama lain saling mendukung, dan bahu membahu untuk meringankan beban sahabatnya, dan meraih kesuksesan bersama.
Sahabat adalah cermin. Ibarat sebuah cermin, maka dia akan selalu menampakkan wujud asli kita, kita tidak akan pernah marah dengan cermin meski saat bercermin kita terlihat jelek. Ibarat ini mengandung makna bahwa sahabat akan selalu jujur mengatakan kekurangan kita tanpa harus membuat kita marah. Dia bisa menyampaikan kekurangan kita dengan jujur, penuh kelembutan, dan kasih sayang. Sehingga, kritikannya enak disimak dan membuat kita sadar, serta membangkitkan motivasi untuk memperbaiki diri.
Sahabat adalah orang yang mencintai kita karena Tuhan. Ini adalah kunci utama langgengnya sebuah persahabatan. Maknanya adalah sahabat yang mencintai kita karena Tuhan maka dia tidak akan mengharapkan balasan apapun atas kebaikan yang di lakukannya untuk kita. Sahabat akan selalu siap membela kita saat orang-orang menyudutkan dan mencaci maki kita. Dalam kamus pesahabatannya, tak ada kata ‘habis manis sepah dibuang’.  Dia akan selalu ada apapun yang terjadi.Sahabat sebagai jiwa yang satu, di mana kita sering mencarinya untuk sekedar bersandar melepaskan penat, mencurahkan isi hati, meminta nasihat, teman bercanda, membagi kebahagian, mengukir impian, serta motivasi. Tapi yang harus kita ingat juga, jika sahabat kita mendukung apapun yang kita lakukan baik yang positive maupun yang negative, selalu menyembunyikan kesalahan kita, selalu membicarakan kekurangan kita dibelakang, itu bukanlah sahabat yang sesungguhnya.

Amsal 17:17,
“Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran”

No comments:

Post a Comment